MENGHIDUPKAN MALAM RAMADHAN

بسم الله الرحمن الرحيم، والحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على عبده ورسوله وأمينه على وحيه وخليله وصفوته من عباده نبينا وإمامنا وسيدنا محمد بن عبدالله، وعلى آله وأصحابه، ومن سلك سبيله، واهتدى بهداه إلى يوم الدين

                Yang kami hormati, para alim ulama, para guru-guru, para tokoh masyarakat, dan hadirin wal hadirat jamaah Shalt Tarawih sekalian yang berbahagia.

                Alhamdulillah, kita ucapkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan nikmat kepada kita semua sehingga kita pada malam hari ini kita bisa berkumpul bersama melaksanakan Shalat Isya dan Shalat Tarawih bersama. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas suri teladan kita Rasulullah Muhammad ﷺ , beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang senantiasa istiqamah mengikuti risalah perjuangan beliau hingga akhir zaman.

Hadirin   wal Hadirat yang Dimuliakan Allah.

                Pada   bulan   Ramadhan   ini kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah khususnya pada malam harinya. Kita dianjurkan untuk menghidupkan melakukan berbagai macam malam Ramadhan dengan amalan seperti tadarus Al- Qur’ an, shalat tarawih, shalat sunnah witir, tahajud dan ibadah sunnah lainnya. Apalagi di bulan Ramadhan ini tidaklah sulit bagi kita malam karena pada waktu sepertiga untuk bangun malam kita bangun untuk makan sahur, maka gunakan waktu malam tersebut dengan banyak shalat sunnah, berdzikir, beristighfar, banyak berdoa, memperbanyak membaca Al- Qur’an. Dengan demikian kita   telah menghidupkan malam Ramadhan, siapa yang menghidupkan malam Ramadhan dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni oleh Allah. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

 “Barangsiapa yang menghidupkan malam pada bulan Ramadhan karena iman dan ihtisab (mengharap pahala dariAllah), maka akan diampuni dosa-dosa yang lalu.” [1]HR. Bukhari no.37 dan Muslim 759

                Mudah-mudahan Allah   Subhanahu wa Ta’ala    memberikan kesehatan kepada diri kita sehingga kita bisa menghidupkan malam Ramadan dengan amal ibadah yang sebanyak-banyaknya, Âmin ya   Rabbal ‘alamîn. Demikianlah yang dapat kami sampaikan terimakasih atas segala perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan, hadanallahu wa iyyakum ajma’nn.

 Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

References

References
1 HR. Bukhari no.37 dan Muslim 759